3 IDIOTS dalam kacamata saya
11 Des 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in film
Banyak film yang menceritakan kisah sukses kehidupan seseorang. Tentunya dengan kerja keras sampai akhirnya menemukan titik balik kehidupan yang bahagia dan sukses.
Namun berbeda dengan film yang satu ini, meskipun film ini juga bercerita mengenai kisah sukses hidup seseorang, tetapi memakai pendekatan kritis terhadap dunia pendidikan. Pada awal menonton film ini, kita seperti digiring pada sesuatu berita yang penting sekali. Seseorang di dalam pesawat mendapat telefon dari seseorang dan seketika jatuh pingsan. Akhirnya pesawatpun dihentikan dan kembali mendarat karena alasan keselamatan jiwa penumpang. Sesampai di bandara, Farhan yang dibintangi oleh R. Madhavan terjaga dan berlari meninggalkan bandara. Kekonyolan ini berlangsung sampai Farhan menjemput temannnya Raju yang dibintangi oleh Sharman Joshi. Farhan dan Raju menemui Chatur yang dibintangi oleh Omy Vadya di kampus mereka dulu. Pencarian seorang sahabat mereka dimulai dari sini. Seorang sahabat yang sangat penting sekali yang bernama Rancho – Ranchoddas Shamaldas Chanchad. Rancho dibintangi oleh Amir Khan, artis senior India yang juga merupakan sutradara dan produser terkenal Bollywood. Lagi
Tan Malaka di Situs Jejaring Sosial Facebook
11 Des 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Essay
Melalui http://terselubung.blogspot.com/2010/11/20-negara-pengakses-facebook-terbesar.html mengatakan bahwa ‘Facebook’ Situs jejaring pertemanan yang telah menembus 500 juta pengguna, hasil ini diumumkan Facebook per Juli 2010.
Berdasarkan data yang dikeluarkan situs Royal Pingdom, Amerika Serikat merupakan negara yang menduduki peringkat pertama pengakses terbesar situs yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini.
Amerika menyedot sekitar 24 persen yaitu sekitar 130 juta pengguna pengguna aktif Facebook, disusul oleh Inggris, Indonesia dan Italia. Di inggris terdapat sekitar 28 juta pengguna Facebook. Indonesia dan Italia memiliki jumlah pengguna yang sama yaitu sekitar 26 juta.
Indonesia menduduki peringkat ketiga dan merupakan satu-satunya negara di Asia yang masuk dalam 10 besar pengakses Facebook. Sedangkan Malaysia, Filipina, Taiwan,dan Thailand berada jauh dibawah urutan sepuluh besar pengakses Facebook di dunia. Lagi
RUANG JANTAN
11 Des 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Essay
Beberapa waktu lalu di kelas mata kuliah Seminar mahasiswa Jurusan Televisi ISI Padangpanjang yang digelar pada hari Rabu, Tanggal November 2010 lalu, sebuah rancangan proposal karya Dokumenter oleh Setio Romi yang berjudul “Ruang Jantan” cukup menarik perhatian saya. Ruang Jantan yang dimaksud Setio Romi disini adalah Ruang kolektif yang dimiliki oleh laki-laki Minangkabau. Ruang kolektif yang tercipta sebagai bentuk dari sistem kekerabatan Matrilinial dimana hak rumah gadang jatuh ketangan perempuan dan anak laki-laki setelah akhil balig sampai sebelum menikah menurut kebiasaannya pada waktu itu harus tinggal di surau serta rumah patandangan. Surau sebagaimana kita ketahui merupakan tempat beribadah umat Islam yang sering dikatakan juga sebagai tempat sekolah masyarakat Minangkabau ketika itu ( sebelum ada sekolah formal ) dan selanjutnya juga sebagai basis perjuangan melawan penjajah. Sedangkan untuk rumah patandangan sendiri merupakan istilah baru yang saya ketahui dihari itu. Menurut teman saya ini, rumah patandangan merupakan rumah kosong, dimana penghuninya pergi merantau, kemudian rumah ini dijadikan oleh pemuda sebagai tempat berkumpul selain di Surau dan Lapau yang selanjutnya kemudian menjadi tempat tinggal untuk menggantikan Surau yang sudah berubah fungsi sebagai tempat ibadah ketika Islam masuk ke Indonesia. Ketertarikan saya ini berlanjut dengan mencari beberapa refrensi dan kemudian saya lanjutkan berdiskusi melalui media online dengan seorang teman di kota Kembang yang mempunyai pengetahuan dan ketertarikan yang besar terhadap Minangkabau yang juga merupakan kampungnya sendiri. Teman saya ini juga seorang penyair, penulis dan editor. Berikut saya coba paparkan kembali diskusi kami mengenai Ruang Jantan yang diantaranya Surau, Rumah Patandangan dan Lapau, hal ini menjadi melebar kewilayah perempuan dan posisinya di Minangkabau dalam hal menerima transfer ilmu ketika itu ( sebelum Islam masuk dan sebelum ada sekolah ). Lagi
SINETRON (SINEMA ELEKTRONIK )
01 Des 2010 2 Komentar
in Essay
Sejarah Sinetron
(Di sadur dari beberapa sumber). Dalam bahasa Inggris, sinetron berarti soap opera alias opera sabun. Cikal bakalnya adalah siaran drama berseri di radio- radio Amerika pada sekitar tahun 1930-an. Para pendengar radio yang kebanyakan ibu- ibu rumah tangga, biasa mendengarkan drama berseri itu sembari membersihkan rumah. Peluang ini ditangkap oleh para pemasang iklan di radio untuk mempromosikan produk perusahaan mereka berupa deterjen dan produk- produk pembersih di sela- sela siaran drama berseri. Selanjutnya, ketika era radio berganti menjadi televisi pada tahun 1950, siaran drama berseri ini dilanjutkan ke televisi namun nama ‘opera sabun’ tetap terpakai.
Di Indonesia, istilah sinetron pertama kali dicetuskan oleh Bapak Soemardjono, salah satu pendiri Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Tak banyak yang mengetahui jika sinetron adalah kepanjangan dari Sinema Elektronik. Disebut demikian, sebab sinetron adalah sebuah tayangan sinema (film) berseri yang ditonton melalui media elektronik (baca : TV). Sinetron berbeda dengan film. Sinetron adalah sebuah tayangan berseri yang dibuat (bisa) sampai berpuluh- puluh episode sementara Film adalah sebuah tayangan lepas serta berdurasi pendek. Lagi
